SINOPSIS
Gloria Cindai Lagio dan Agatha Chelsea Teriyanto, 2 sahabat karib yang selalu bersama pada akhirnya mereka mengagumi 1 lelaki yang sama. Cindai dan Chelsea terlalu mementingkan egonya. Bahkan mereka sempat berperang dingin.
Siapakah lelaki yang dikagumi oleh Cindai dan Chelsea?
Akankah persahabatan mereka hancur karena cinta? Manakah yang mereka pilih?
Sahabat atau Cinta?
Dan siapakah yang berhasil memiliki lelaki itu? Cindai atau Chelsea?
***
PART 1
Pagi ini mentari tidak mencerahkan langit dengan kilaunya yang menyilaukan mata. Sudah 3 hari ini cuaca di kawasan Jakarta mendung. Mendung biasanya mempengaruhi mood seseorang. Namun tidak dengan gadis satu ini. Ia tetap bersenandung sambil membereskan tempat tidurnya. Kemudian ia berhenti melakukan aktifitasnya. Lalu seseorang menelepon
" Halo?" sapa Cindai -gadis itu-
" Halo Ndai, udah siap kan nemenin gue nyari resensi buku yang disuruh dosen buat persentasi?" jawab seseorang diseberang sana
" Iya tenang aja Chelsea ku yang unyu unyu balabala lo kerumah gue aja gue masih beresin tempat tidur belom ngapa-ngapain"
" Okedeh, see ya"
Lalu Cindai menutup teleponnya
Gloria Cindai Lagio dan Agatha Chelsea adalah dua orang sahabat karib. Mereka sudah bersahabat sejak kelas 1 SMP hingga sekarang Mereka kuliah disalah satu Universitas Terkenal di Indonesia mengambil jurusan Sastra
Cindai dan Chelsea memiliki watak yang berbeda. Cindai, cewek ini cenderung cerewet, pecicilan, parasnya lebih ke manis sehingga tidak bosan dilihat tapi sedikit menyebalkan apalagi soal makanan.
Chelsea, cewek ini cenderung pendiam, tidak banyak tingkah, parasnya lebih ke cantik tapi sayang dia belum bisa move on dari mantan kekasihnya, Difa.
Setengah jam kemudian Chelsea sudah berada dirumah Cindai. Chelsea mengetukkan pintu lalu muncul sosok dari dalam.
Cklek.
" Udah gue duga, pasti elo chel. Ngapain sih pake ketuk pintu segala? Kayak baru pertama kali kerumah gue aja" ujar Cindai
" Ya ngga papa gue kan anak yang sopan, rajin menabung, tidak sombong serta patuh kepada orangtua...."
" Dan beluum bisa move on dari Difa. right? Hahahahaha" Cindai memotong omongan Chelsea lalu menertawakannya
Chelsea mendengus kesal.
" Hahahaha bercanda sayang, tapi emang bener kan? weee" Cindai malah ngeledekin Chelsea
Setelah bermenit-menit Chelsea menunggu Cindai untuk ganti baju lalu mereka bergegas berangkat ke salah satu toko buku yang berada dikawasan Jakarta Pusat.
"Chel, gue ke lantai 2 ya mau nyari novel romantic dulu" ujar Cindai saat sudah berada di dalam toko buku
" Oh yaudah gue dilantai 1 ya? Nanti ketemu di Dunkin Donuts aja Ndai"
" Oke, gue duluan ya Chel"
Cindai segera menuju lantai 2. Hari ini banyak novel baru yang terbit, makanya Cindai ngga mau ketinggalan. Tak berapa lama akhirnya Cindai menemukan sebuah novel yang dicarinya. Tapi saat Cindai hendak mengambil novel itu ada tangan lain yang juga ingin mengambil novel itu.
" Eh sorry ini gue duluan yang ngambil" ujar Cindai
" Apaansih jelas-jelas gue yang ngambil buku ini duluan" jawab seorang lelaki yang mengambil novel sama seperti Cindai
" Apaan sih, ih jadi cowok ngalah dikit dong" kata Cindai yang terus-terusan tidak mau kalah
" Gak! gue duluan!" ujar cowok itu lalu novel itu secara kasar lalu pergi meninggalkan Cindai
" Heh! enak aja! awas lo ya ketemu gue lagi bakal gue abisin lo! enak aja orang gue duluan yang ngambil novelnya" Cindai malah nyerocos terus menerus. Sementara sang cowok sudah hilang dari hadapan Cindai
Di lain sisi, cowok tersebut lari menghindar dari Cindai. Karena sambil terus-terusan melihat ke arah belakang, tidak sengaja cowok itu menabrak gadis cantik dan putih.
" Eh sorry ya sorry gue gak sengaja, gue tadi buru-buru" ujar sang Cowok
" Eh iya santai aja kali, gue gapapa kok" jawab Chelsea. yap gadis itu adalah Chelsea
'ini cowo ganteng banget ya?siapa a namanya?masa iya gue duluan yang ngajak kenalan' ujar Chelsea dalam hati
" Sorry duluan ya" ujar cowok itu langsung meninggalkan Chelsea
'yah padahal kan pengen kenalan' batin Chelsea
Akhirnya Chelsea memutuskan untuk lebih dulu ke Dunkin Donuts sambil menunggu Cindai
" Mana nih Cindai? Masa iya belum nemuin bukunya" Gumam Chelsea
Tak lama kemudian Cindai datang dengan wajah cemberut. Chelsea heran, tidak biasanya sahabatnya ini memasang wajah kayak gini.
" Lo kenap Ndai? Muka lo kusut gitu?" ujar Chelsea membuka pembicaraan
" Gue bete abis lagi enak enak nyari novel eh tiba tiba ada cowok yang ngerebut novel itu. Gue sebel! kan gue duluan yang nemu novel itu. Mana gayanya sok ganteng. Ish! awas aja alo ketemu, gue rujak tuh anak!" Cindai cerita panjang lebar
" Tapi masih ad stock lain kan?" tanya Chelsea
" Untungnya masih ada"
" Ohiya kalo gue tadi ketemu cowok ganteng Ndai, dia nabrak gue trus minta maaf gitu. Sosweet abis ya udah kayak di film film. Tapi gue gatau namanya" Kali ini giliran Chelsea yang bercerita
" Tetep aja mau ketemu cowok ganteng juga gue yakin lo gabakal move on dari Difa. Hahahaha" Cindai malah ngeledekin Chelsea.
Setelah cukup lama mereka berbincang-bincang akhirnya mereka memutuskan untung pulang. Hari ini sangan melelahkan bagi Cindai, entah kenapa. Tapi Cindai masih penasaran sama cowok yang tadi di toko buku itu. Dia masih kesal. 'kira0kira siapa sih cowok itu?' gumam Cindai
Thanks for reading ;-)
Ditunggu ya part selanjutnya^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar